Cara-Cara Melihat Kecocokan dengan Pasangan dari Primbon Jodoh
0 Comments

Primbon jodoh masih digunakan banyak orang untuk melihat kecocokan seseorang dengan pasangannya. Hal ini ternyata masih menarik minat banyak pasangan untuk mengetahui beberapa kemungkinan yang akan terjadi di masa depan. Sebuah warisan turun-temurun memang masih lestari sampai saat ini.

Dalam primbon ramalan tentang pasangan hidup, ternyata tidak sulit untuk dihitung. Setiap orang bisa melakukannya hanya dengan mencocokan tanggal kelahiran, bulan, nama, dan masih banyak lainnya. Bahkan kecanggihan teknologi juga ikut meramaikan kuis tentang kecocokan jodoh terkonsep praktis melalui aplikasi-aplikasi tertentu. Berikut ini penjelasan rinci tentang primbon jodoh Jawa.

  • Mengetahui kecocokan jodoh dari tanggal lahir (weton)

Anda hanya perlu mengetahui tanggal kelahiran calon pasangan, kemudian melakukan penjumlahan sederhana dengan tanggal lahir diri sendiri. Setelah itu, totalnya bisa dibagi dengan angka lima. Hasil pembagian mempunyai beberapa kemungkinan dari mulai habis ataupun ada sisanya. Cocokan dengan patokan primbon di bawah ini.

  1. Pembagian yang memiliki sisa angka 1 dikatakan sebagai firasat SRI. Diprediksi rumah tangga yang akan dibangun akan mendapat banyak rezeki atau keberkahan. Jika demikian, berarti cukup bagus untuk kelanjutan hubungan.
  2. Ketika pembagian angka memiliki sisa 2 dikategorikan sebagai firasat DUDUK. Dalam hal ini, anda dan calon pasangan bisa memperoleh kedudukan yang baik saat menjalankan rumah tangga.
  3. Sisa pembagian yang berupa angka 3 masuk dalam firasat GEDONG. Dalam bahasa jawa ‘Gedong’ mempunyai arti gedung besar yang cenderung mewah. Ini melambangkan, hubungan akan membawa anda berdua menjadi kaya.
  4. Apabila sisanya 5, maka masuk firasat PATI. Hasilnya cukup mengkhawatirkan jika berdasarkan primbon jodoh yaitu mengalami cobaan kesengsaraan selama rumah tangga. Bahkan bisa berujung pada kematian atau pati. Tetapi sekali lagi, ini bukan sesuatu yang mutlak karena sejatinya takdir tetap datang dari Tuhan.
  • Primbon hasil perhitungan bulan kelahiran

Cara mudah lainnya yaitu dengan menggunakan metode perhitungan bulan kelahiran, anda bisa mengetahui dari bulan lahir dari calon pasangan. Contohnya anda lahir di tahun 1995.  Langsung saja dibagi dengan angka 4. Hasilnya 498 dan memiliki sisa 3, kemungkinan jodoh pasangan yang baik adalah hasil penjumlahan setiap angka dengan sisanya.

4 + 3 = 7

9 + 3 = 12

8 + 3 = 11

Bisa ditarik kesimpulan bahwa pasangan yang cocok untuk anda kemungkinan lahir di bulan Juli, November, atau Desember. Menurut perhitungan primbon jodoh tersebut, anda sebaiknya tidak memilih pasangan yang lahir bulan Maret, karena 3 merupakan angka sisanya. Catatan lainnya adalah jika sisa lebih dari 12 maka akan kembali ke angka 1.

  • Primbon berdasarkan nama

Cara ini bisa dibilang banyak digunakan untuk mengetahui kebahagiaan dalam rumah tangga yang akan segera dijalani. Anda hanya perlu huruf depan pasangan. Setiap huruf mempunyai nilai masing-masing seperti a = 1, h = 8, t=20, dan lain-lain.

Anda bisa melihatnya di panduan primbon jodoh Jawa. Jumlahkan angka huruf calon pasangan dan angka dari huruf awal anda, bagi dengan angka 6. Sisanya akan menentukan hasil ramalan sesuai yang tertulis di primbon.

Keakuratan ramalan dari perhitungan masyarakat Jawa dalam menilai kecocokan dari primbon perjodohan terutama weton (tanggal lahir dalam bahasa Jawa), konon katanya terbukti sesuai. Tetapi, satu hal yang perlu anda ingat, bahwa takdir sepenuhnya ada di tangan Yang Maha Kuasa.