Kenali Gejala Cacar Air Agar Tidak Tertular
0 Comments

Cacar air merupakan infeksi virus yang menyebabkan gejala gatal dan tidak nyaman. Cacar air kerap menyerang anak-anak dan orang dewasa. Penyakit ini tidak bisa disepelekan karena dapat menular. Itu mengapa pengobatan cacar air juga perlu diperhatikan agar tidak menular ke yang lain. Selain penyembuhan menggunakan resep dokter, perlu juga melakukan perawatan sendiri di rumah, seperti memperhatikan kebersihan dan menggunakan obat cacar air secara alami. Cacar air pada umumnya memunculkan lenting pada seluruh tubuh dan wajah. Biasanya cacar air bisa sembuh dalam waktu 1 hingga 2 minggu. Orang yang belum pernah menderita cacar air akan sangat rentan tertular oleh penyakit yang satu ini. Cacar air tak memandang usia, semua bisa saja terserang cacar jika memiliki sistem imun yang lemah.

Gejala cacar air akan muncul 10-21 hari setelah paparan virus. Penularan penyakit ini dapat berlangsung 1-2 hari sebelum ruam muncul sampai lepuh dan benar-benar mengering. Selain itu, gejalanya dimulai dengan adanya demam tinggi, sakit kepala, nafsu makan yang menurun, dan tubuh menjadi lemas atau tidak enak badan. Beberapa saat setelah demam, kemudian akan muncul ruam atau bintik kemerahan pada kulit.

Ruam atau bintik yang tadinya kemerahan akan makin berkembang menjadi bintil bening berisi cairan. Bentuknya mirip embun dan rasanya begitu gatal dan nyeri. Hal ini akan terjadi selama beberapa hari setelah ruam dimulai. Jumlah dari bintil akan berbeda di tiap orang. Tak jarang bisa menyebar ke seluruh tubuh dari kepala hingga kaki. Yang terpenting adalah berusaha untuk tidak menggaruknya supaya tak semakin parah.

Dalam waktu beberapa hari, bintil berisi cairan ini akan mengering dan membentuk keropeng. Keropeng ini dapat rontok dengan sendirinya, namun apabila digaruk atau dikelupas, hal ini dapat menimbulkan bekas luka atau jaringan parut. Walau ruam dan bintil ini disertai dengan rasa gatal, cobalah untuk tidak menggaruknya. Tidak semua penderita mengalami gangguan berupa ruam yang sama. Ada yang mengalaminya di sekujur tubuh, namun ada juga yang mengalaminya hanya pada bagian tubuh tertentu saja seperti kulit kepala, wajah, lengan dan kaki.